Quick Notice

WELCOME TO MY BLOG. MY BLOG SHARES KNOWLEDGE, FUNNY, JOKES, AND ENGLISH

Smile

Smile
Smile for our health

Minggu, 21 Oktober 2012

Linking Verbs


Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengancomplement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run).

Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.

Contoh dalam kalimat:
- I feel happy.- I keep health.
- The soup smells good.
- This food tastes delicious.
- She looks very beautiful.
- The music sounds slow.
- He becomes old.
- The traffic lights turned green and I pulled away.
- He became recognized as the leading authority on the subject.
- His face turned purple. 
- She became older. 
- The dogs ran wild. 
- The milk has gone sour. 
- The crowd grew ugly.


Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs adalah linking verbs).

To be juga disebut linking verbs, seperti pada contoh berikut ini:
- The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.- The solution was judges who would mete out longer prison sentences. 
- Leonardo said, “I am the king of the world.” 

Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
- Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit.- Margaret Ann was feeling tired.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Faisal Ridwan
Nama saya Ahmad Faisal Ridwan.
Saya pernah sekolah di:
SDN KLIWED II lulusan 2006
SMPN 1 JATIBARANG lulusan 2009
SMAN 1 INDRAMAYU lulusan 2012
Central for Computing and Information Technologi - FTUI angkatan 2013
Fakultas Sains dan Teknologi - Teknik Informatika angkatan 2014
Lihat profil lengkapku

Followers

Linking Verbs

Minggu, 21 Oktober 2012 | Ahmad Faisal Ridwan


Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengancomplement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run).

Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.

Contoh dalam kalimat:
- I feel happy.- I keep health.
- The soup smells good.
- This food tastes delicious.
- She looks very beautiful.
- The music sounds slow.
- He becomes old.
- The traffic lights turned green and I pulled away.
- He became recognized as the leading authority on the subject.
- His face turned purple. 
- She became older. 
- The dogs ran wild. 
- The milk has gone sour. 
- The crowd grew ugly.


Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs adalah linking verbs).

To be juga disebut linking verbs, seperti pada contoh berikut ini:
- The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.- The solution was judges who would mete out longer prison sentences. 
- Leonardo said, “I am the king of the world.” 

Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
- Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit.- Margaret Ann was feeling tired.

Tags: , | 0 komentar

0 komentar:

Poskan Komentar