Quick Notice

WELCOME TO MY BLOG. MY BLOG SHARES KNOWLEDGE, FUNNY, JOKES, AND ENGLISH

Smile

Smile
Smile for our health

Minggu, 21 Oktober 2012

Regular & Irregular Verbs


Kata kerja atau verba akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tenses dalam kalimat. Ada dua jenis perubahan bentuk kata kerja yaitu regular verbs (kata kerja teratur) dan irregular verbs (kata kerja tidak teratur).


Perubahan kata kerja dalam suatu kalimat tergantung dari tenses yang digunakan. Hal ini akan menentukan apakah nanti yang dipakai adalah kata kerja bentuk pertama atau dasar (base verb), bentuk kedua (past) atau bentuk ketiga (past participle).

Contoh regular verb:
V1      V2        V3
destroy   destroyed    destroyed
decide   decided      decided
grab   grabbed    grabbed
ignore   ignored    ignored
match    matched       matched


Contoh irregular verb:
V1V2V3
dodiddone
eatateeaten
seesawseen
buyboughtbought
singsangsung
cut           cut           cut
drink        drank      drunk

Kata kerja teratur (regular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua (past) dan ketiganya (past participle) ditambah dengan akhiran –ed. Atau jika kata kerja itu berakhiran dengan huruf maka tinggal ditambah akhiran –d saja.

Sedangkan kata kerja tidak teratur (irregular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya berubah atau sama sekali tidak berubah. Kata kerja ini tidak memerlukan penambahan –ed atau –d pada akhir kata.


Bentuk irregular verbs dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

(1) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah dari bentuk pertamanya, misalnya kata bet, bid, cut, dan hurt, bentuk keduanya dan ketiganya juga bet, bid, cut,dan hurt.

(2) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya sama tetapi berbeda dengan bentuk pertamanya, misalnya kata bleed, bentuk kedua dan ketiganya adalah bled, dan katacling bentuk kedua dan ketiganya adalah clung.

(3) Kata kerja yang bentuk pertama, bentuk kedua, dan bentuk ketiganya tidak sama. Sebagai contoh misalnya take menjadi bentuk keduanya took dan bentuk ketiganyatakenarise bentuk keduanya arose dan bentuk ketiganya arisen, dan sebagainya.

Selain itu, terdapat juga kata kerja yang dapat dikelompokkan menjadi regular verbssekaligus irregular verbs, misalnya kata kerja awake yang bentuk kedua dan ketiganya bisa awaked atau awoke, kata kerja leap yang bentuk kedua dan ketiganya bisa leapedatau leapt, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Followers

About Me

Foto Saya
Ahmad Faisal Ridwan
Nama saya Ahmad Faisal Ridwan.
Saya pernah sekolah di:
SDN KLIWED II lulusan 2006
SMPN 1 JATIBARANG lulusan 2009
SMAN 1 INDRAMAYU lulusan 2012
Central for Computing and Information Technologi - FTUI angkatan 2013
Fakultas Sains dan Teknologi - Teknik Informatika angkatan 2014
Lihat profil lengkapku

Followers

Regular & Irregular Verbs

Minggu, 21 Oktober 2012 | Ahmad Faisal Ridwan


Kata kerja atau verba akan mengalami perubahan bentuk sesuai dengan tenses dalam kalimat. Ada dua jenis perubahan bentuk kata kerja yaitu regular verbs (kata kerja teratur) dan irregular verbs (kata kerja tidak teratur).


Perubahan kata kerja dalam suatu kalimat tergantung dari tenses yang digunakan. Hal ini akan menentukan apakah nanti yang dipakai adalah kata kerja bentuk pertama atau dasar (base verb), bentuk kedua (past) atau bentuk ketiga (past participle).

Contoh regular verb:
V1      V2        V3
destroy   destroyed    destroyed
decide   decided      decided
grab   grabbed    grabbed
ignore   ignored    ignored
match    matched       matched


Contoh irregular verb:
V1V2V3
dodiddone
eatateeaten
seesawseen
buyboughtbought
singsangsung
cut           cut           cut
drink        drank      drunk

Kata kerja teratur (regular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua (past) dan ketiganya (past participle) ditambah dengan akhiran –ed. Atau jika kata kerja itu berakhiran dengan huruf maka tinggal ditambah akhiran –d saja.

Sedangkan kata kerja tidak teratur (irregular verbs) adalah kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya berubah atau sama sekali tidak berubah. Kata kerja ini tidak memerlukan penambahan –ed atau –d pada akhir kata.


Bentuk irregular verbs dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

(1) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah dari bentuk pertamanya, misalnya kata bet, bid, cut, dan hurt, bentuk keduanya dan ketiganya juga bet, bid, cut,dan hurt.

(2) Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya sama tetapi berbeda dengan bentuk pertamanya, misalnya kata bleed, bentuk kedua dan ketiganya adalah bled, dan katacling bentuk kedua dan ketiganya adalah clung.

(3) Kata kerja yang bentuk pertama, bentuk kedua, dan bentuk ketiganya tidak sama. Sebagai contoh misalnya take menjadi bentuk keduanya took dan bentuk ketiganyatakenarise bentuk keduanya arose dan bentuk ketiganya arisen, dan sebagainya.

Selain itu, terdapat juga kata kerja yang dapat dikelompokkan menjadi regular verbssekaligus irregular verbs, misalnya kata kerja awake yang bentuk kedua dan ketiganya bisa awaked atau awoke, kata kerja leap yang bentuk kedua dan ketiganya bisa leapedatau leapt, dan sebagainya.

Tags: , | 0 komentar

0 komentar:

Poskan Komentar